agen bola terpercaya, agen judi online, agen SBO






Agen SBO
Agen Judi Online
Agen Judi Online
Agen Bola Terpercaya

Saturday, August 23, 2014

Perjuangan Persipura Mencetak Sejarah

PERSIPURA Jayapura akan melakukan perjuangan pertama untuk lolos ke semi? nal Piala AFC, hari ini waktu setempat atau Rabu (20/8) dini hari waktu Indonesia. Mereka akan menjajal kekuatan tim Timur Tengah Al Kuwait di leg pertama perempat ? nal yang dilangsungkan di Al Kuwait Sports Club Stadium.

Jika mampu lolos, �Mutiara Hitam� akan menjadi tim pertama Indonesia yang mampu menginjakkan kaki di empat besar. Sebelumnya, Persipura juga pernah berlaga di perempat ? nal 2011, tapi disingkirkan oleh Arbil SC.

Tahun ini, Boaz Solossa dkk melenggang ke delapan besar dengan modal bagus. Mereka menjadi tim pencetak agregat terbesar di babak 16 besar ketika menyingkirkan klub Myanmar Yangon United 9-2 sekaligus menjadi satu-satunya wakil Indonesia di fase itu.

Meskipun demikian, lawan yang dihadapi Boaz Solossa dkk juga tidak mudah. Al Kuwait menyingkirkan klub Bahrain Riffa dengan 3 gol tanpa balas dan kini mendapat amunisi baru, yaitu mantan pemain tim Inggris Charlton Athletic Reza Ghoochannejhad.
Al Kuwait sendiri merupakan tim yang akrab dengan ? nal Piala AFC. Dalam lima musim terakhir, klub berjuluk The Brigadier tersebut empat kali melaju ke ? nal dan tiga di antaranya dituntaskan dengan mengangkat tro? .

Pelatih Persipura Jacksen Ferreira Tiago menegaskan timnya kini berada dalam kondisi siap tempur. Sebanyak 21 pemain yang dibawanya ke laga tandang ini dipastikan dalam kondisi fit dan bisa diturunkan, termasuk kapten Boaz �Boci� Solossa.

Untuk mengantisipasi permainan tuan rumah, Jacksen pun menginstruksikan anak-anak asuhnya bermain cepat. Ia akan mencoba untuk mencuri gol terlebih dahulu dan mengagetkan tim tuan rumah. �Pemain harus cepat kalau ingin memenangi pertandingan. Tidak ada kata bermain lambat karena lawan juga memiliki kecepatan,� ujar Jacksen. (Ash/R-4) - Media Indonesia, 19/08/2014,halaman 27

Friday, August 22, 2014

Pesta Gol Hiburan Timnas U-19

Meski menang besar, �Garuda Muda� tetap harus pulang lebih awal lantaran di empat laga sebelumnya hanya mampu memetik satu poin. TIM nasional Indonesia U-19 akhirnya pulang dari turnamen Trofi Hassanal Bolkiah (THB) dengan kepala tegak. Di laga terakhir, skuat �Garuda Muda� menang telak 6-0 atas Singapura U-21 sehingga terhindar dari posisi juru kunci.

Pesta gol tim besutan Indra Sjafri itu dibuka Dimas Drajad pada menit kelima setelah memanfaatkan umpan tarik Ilham Udin Armayn. Hanya 4 menit berselang, giliran Ilham Udin yang mencetak namanya di papan skor. Pada menit ke-12, kembali Dimas Drajad membuat gol keduanya di hari terakhir penyisihan grup itu. Skor 3-0 untuk keunggulan timnas bertahan hingga jeda.

Unggul tiga bola dengan keunggulan performa tak membuat Evan Dimas dkk puas. Dimas Drajad menambah lagi dua gol di paruh kedua pada menit 49 dan 69 sehingga dirinya membukukan quat-trick pertama selama membela timnas U-19. Paulo Sitanggang akhirnya menggenapi kehancuran tim �Negeri Singa� 5 menit sebelum waktu normal berakhir.

Dengan kemenangan 6-0 itu, Indonesia tetap tak mampu lolos ke empat besar dan harus angkat koper lebih awal. Sebelumnya, tim �MerahPutih� tak pernah menang dalam empat laga Grup B. Setelah imbang 0-0 dengan Malaysia U-21 di pertandingan pembuka, timnas U-19 digulung Brunei Darussalam U-21 dan Vietnam U-19 dengan skor masing-masing 1-3 dan Kamboja U-21 dengan 1-2.
Atas kegagalan itu, PSSI melalui Badan Tim Nasional menyatakan bakal mengevaluasi kinerja pelatih timnas mendatang. Tim panelis itu terdiri atas Komite Teknik PSSI, eks pelatih tim nasional dan pelatih klub. Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PSSI Joko Driyono menyiratkan keberlangsungan posisi Indra Sjafri sebagai pelatih timnas U-19 mungkin menjadi pembahasan dalam rapat ini.
�Direktur HPU (High Performance Unit) BTN Demis Djamaoedin sudah menyiap kan forum evaluasi yang memang ditugasi oleh Ketua BTN (La Nyalla Mattalitti),� kata Sekretaris BTN Sefdin Syaifuddin.

Keikutsertaan timnas U-19 di THB sebenarnya merupakan rencana dadakan. Evan Dimas dkk seharusnya berlaga di turnamen COTIF Spanyol, tetapi batal mendadak karena alasan teknis sehingga mereka tidak punya waktu untuk bersiap ke THB. dura United, kemarin, �Juku Eja� menang 1-0.

Dua kemenangan sebelumnya dipetik PSM Makassar saat menghadapi Persiba Bantul dan Persiram Raja Ampat.
Berkat kemenangan itu, PSM bukan saja sukses menjauhkan dari ancaman zona degradasi, melainkan juga berpeluang lolos ke babak delapan besar. Saat ini PSM duduk nyaman di peringkat keenam dengan poin sama dengan Persiba Balikpapan, 22. Sebaliknya, Persepam harus rela digusur PSM dan terpaku di posisi ketujuh. Selanjutnya PSM akan menjamu Persela Lamongan yang kini unggul tiga poin dan duduk di peringkat ke-4 klasemen ISL Wilayah Timur. (Sat/R-4) Media Indonesia, 19/08/2014,halaman 27

Friday, August 15, 2014

Timnas U-19 masih Lemah

Buruknya penyelesaian akhir dan lemahnya lini belakang sepertinya masih menjadi PR bagi pelatih Timnas U-19, Indra Sjafrie. TIM nasional Indonesia U-19 kembali gagal me nunjukkan performa terbaik. Seusai ditahan imbang Malaysia 0-0 di laga pertama, tim besutan Indra Sjafrie itu dihajar tuan rumah Brunei Darussalam U-21 1-3 pada lanjutan pertandingan babak penyisihan Turnamen Hassanal Bolkiah Trophy 2014, tadi malam.

Meski kalah, peluang Evan Dimas untuk maju ke babak selanjutnya memang belum habis. Namun, mereka mutlak harus memenangi laga tersisa jika tidak mau menggantungkan nasib pada tim lain. Dalam laga tersebut, Indra Sjafrie menurunkan formasi yang sama seperti saat melawan Malaysia. Muchlis Hadi Ning Syaifulloh masih dijadikan target man dengan sokongan dari Ilham Udin Armayn serta Maldini Pali dari sektor sayap.

Evan Dimas dan Paolo Sitanggang menjadi poros permainan skuat timnas U-19. Hasilnya hampir sepanjang 45 menit, skuat `Garuda Muda' lebih mendominasi jalannya laga. Namun, Brunei yang menerapkan pola pertahanan berlapis membuat alur serangan Indonesia seperti menemui tembok kukuh. Selain itu, Brunei tampil efektif. Mereka mampu memanfaatkan kelengahan barisan belakang Indonesia untuk membobol gawang Ravi Murdianto sebanyak tiga kali.

Lemahnya lini belakang tim nas U-19 dan kurangnya koordinasi antarpemain di lini itu membuat para pemain Brunei seperti leluasa mencetak gol. Ketiga gol tuan rumah itu diborong Adi Said, yakni menit 10, 41', dan 45'. Satu-satunya gol balasan Indonesia dicetak Ilham Udin menit ke75 Serangan balik Pada bagian lain, tim nasional Indonesia U-21 menghadapi Mauritania U-20 di laga perdana mereka di turnamen COTIF di Valencia, Spanyol. Pelatih Rudy Keltjes menekankan pasukannya untuk mengandalkan se rangan balik di pertandingan tersebut.

Timnas U-21 diputuskan untuk mengikuti turnamen COTIF lantaran timnas U-19 yang sebelumnya dijadwalkan melakoni turnamen tersebut batal pergi. PSSI memilih mengirimkan timnas U-19 ke turnamen Hassanal Bolkiah Trophy. Alhasil timnas U-21 tidak memiliki waktu panjang untuk mempersiapkan diri. Namun, Rudy mengaku tetap memaksimalkan pemain yang ada.

Setelah tiba di Valencia, mereka langsung menyempatkan diri untuk menggelar latihan dan sekaligus melakukan adaptasi dengan lapangan sintesis. �Selama di sini, kami mencoba melakukan latihan di lapangan sintesis. Kalau tidak adaptasi, kami bakal mengalami kesulitan. Apalagi kebanyakan dari pemain belum terbiasa bermain di lapangan sintesis,� cetus Rudy.
Untuk cuaca, ia menambahkan, tidak ada masalah. �Cuaca di sini cukup panas karena ini puncak summer (musim panas). Tapi tidak ada masalah.�Diakui Rudy, tidak mudah memang untuk menyatukan pemain dalam waktu singkat.

Namun, ia mengakui memiliki strategi yang pas untuk menghadapi laga perdananya itu, yaitu 3-5-2.
�Kami menekankan untuk bermain bertahan dengan mengandalkan serangan balik. Saya coba untuk memakai formasi 3-5-2 untuk bisa tajam dalam memanfaatkan peluang,� papar Rudy. �Tapi, secara umum, semua tidak ada masalah. Anak-anak dalam kondisi baik dan siap main di lapangan. Yang terpenting mereka punya semangat,� tandasnya. (Ant/R-2) Media Indonesia, 12 Agustus 2014, Halaman 27

Tuesday, August 5, 2014

Hadapi Juventus, Skuat ISL All Star Diubah

BERDEKATANNYA laga an tara ISL All Star dan Juven tus (6/8) dengan kembali bergulirnya putaran kedua Indonesia Super League (ISL) 2014 mulai 7 Agustus mem buat komposisi skuat ISL All Star mengalami beberapa perubahan.

Sebelumnya, PT Liga telah merilis skuat ISL Star yang berisikan 18 pemain terbaik hasil pilihan Technical Study Group (TSG). Dalam perkem bangannya, beberapa klub mengaku berat melepas pe main mereka karena tengah berkonsentrasi menghadapi laga ISL yang tengah me masuki masa krusial jelang babak 8 besar. Seperti m e k a nisme sebelumnya, penentuan pemain pengganti untuk ISL All Star itu tetap dilakukan tim TSG.

�Ya, memang berbeda dengan sebelumnya. Ketika saya pertama diberi infor masi menjadi pelatih ISL All Star. Namun, skuat baru ini tetap kompetitif dan saya yakin tetap mampu mem berikan penampilan terbaik dengan taktik dan strategi yang telah saya siapkan,� ungkap pelatih ISL All Star Stefan Hansson.

Indonesia akan menjadi tempat yang dikunjungi Ju ventus dalam menjalani tur pramusim mereka.
Walau persiapannya sa ngat singkat, Stefan meng aku siap memberikan yang terbaik dan berhasrat mem persembahkan permainan yang akan menyulitkan Juventus.

�Terima kasih atas kepercayaan ini. Memang persiapan kita kurang lebih dua hari saja, tapi itu tidak akan jadi masalah. Saya akan memberikan taktik latihan dengan possession,� ujar mantan pelatih timnas Myanmar itu.
Stefan menyebutkan mengenal Massimilliani Allegri yang kini menjadi pelatih anyar Juventus menggantikan Antonio Conte. �Saya dengar Juventus akan datang dengan tim terbaik mereka.

Allegri? Ya, saya sangat mengenalnya dan paham seperti apa strateginya. Juventus ialah salah satu klub terbaik di dunia, dan Indonesia juga punya pemain-pemain yang bagus, tentu kita akan mengerahkan kemampuan 100%,� jelas Stefan.

Skuat ISL All Star: Penjaga Gawang: Kurnia Meiga (Arema), Teguh Amirud din (Perseru). Belakang: Zulkifly Syukur (Mitra Kukar), Hasim Kipuw (Persebaya), Reinaldo Lobo (Mitra Kukar), Fakhrudin (Persepam MU), Ricardo Salampessy (Perse baya), Novan Setyo Sasongko (Semen Padang) Tengah: Ra phael Maitimo (Mitra Kukar), Vendry Mofu (Sriwijaya FC), Gustavo Lopez (Arema), Srdan Lopicic (Persela), Esteban Viz carra (Semen Padang), Matsu naga Shohei (Gresik United), Hendra Adi Bayauw (Semen Padang) Depan: Lancine Kone (Sri wjaya FC), Emmanuel Kenmogne (Persebaya), Cris tian Gonzales (Arema). (Ash/ Sat/R-1) Media Indonesia, 26 Juli 2014, Halaman 20

Monday, July 14, 2014

TENDANGAN BEBAS Messi Bisa Menyamai Prestasi Maradona

HINGGA saat ini pecandu sepak bola selalu mem banding-bandingkan kehebatan antara Cristiano Ronaldo (Real Madrid/Portugal) dan Lionel Messi (Barcelona/Argentina). Messi ialah peraih Ballon d'Or pada 2009, 2010, 2011, dan 2012. Ronaldo meraihnya pada 2013. Perbedaannya mungkin Ronaldo pemain yang komplet karena bisa mencetak gol baik lewat kaki kiri, kanan, maupun sundulan. Sesuatu yang sulit dikalahkan Messi.

Akan tetapi, Messi lebih cepat berlari daripada Ronaldo untuk jarak pendek kurang dari 10 meter.
Di jarak lima sampai 10 meter, kecepatan Messi mencapai 20 km/jam, sedangkan CR7 18 km/jam. Namun, di jarak lebih dari 12 meter, Ronaldo lebih cepat dengan 30 km/jam, sedangkan Messi 28 km/jam.

Messi juga dianggap memiliki akselerasi yang sempurna untuk menaklukkan bek tengah di area penalti. Ronaldo menjadi sulit ditaklukkan ketika ia sudah mencapai kecepatan maksimumnya dan itu membuatnya cocok bermain sebagai sayap dengan area yang lebih luas.

Apa pun itu, Messi dan Ronaldo memang dikaruniai bakat sepak bola yang istimewa. Namun, bakat saja tidak cukup bagi Messi untuk menjadikannya pemain besar seperti sekarang ini. Ada kerja keras, pengorbanan, dan bantuan orang-orang hebat yang bekerja di belakang layar. Messi pasti takkan pernah melupakan jasa mereka. Satu pemain yang tidak pernah dilupakan Messi ialah Josep Maria Minguella. Minguella ialah sosok yang membawa Diego Maradona ke Nou Camp--kandang Barcelona. Lewat rekaman video, Minguella melihat Messi meliuk-liuk melewati hadangan beberapa pemain. �Ketika pertama kali melihatnya lewat rekaman video, saya seperti disambar petir,� ucap Minguella. �Saya menganggap Messi berasal dari planet yang mengagumkan.

Tempat ketika orang-orang hebat seperti pemain biola, arsitek, atau doktor diciptakan. Kelompok orangorang yang terpilih!� Minguella pula yang membawa Messi ke Barcelona meski sang pemain kekurangan hormon pertumbuhan. Saat itu, semua petinggi Barcelona sepakat telah lahir bintang masa depan yang multitalenta.

Meski demikian, persoalan lain muncul. Apa itu? Barcelona harus mengeluarkan kocek hingga 850 euro per bulan untuk terapi pertumbuhan hormon Messi. Hasilnya memang bisa terlihat setelah terapi itu dilakukan. Messi yang saat itu berusia 13 tahun tampil mengesankan dalam latihan dan game di Akademi La Masia. Ia membalikkan penilaian publik yang meragukan bakat besar dalam tubuh mungilnya.

Tidak hanya itu, saat usianya 13 tahun tingginya hanya 147 cm dengan berat 39 kg. Tiga tahun kemudian Messi mencapai tinggi 165 cm dan masih berkembang menuju tingginya saat ini, 169 cm, dengan berat 69 kg. Perubahan pola diet kembali terjadi ketika Pep Guardiola menjadi pelatih Barcelona. Saat itu Pep menantang Messi untuk menjalani diet ala Argentina yang pantang makan daging. Pep menyarankan Messi untuk lebih banyak mengonsumsi ikan, buah-buahan, dan sayuran.

Hasilnya Messi menjadi pemain yang tahan banting. Tidak mudah cedera dan akhirnya meraih banyak trofi bersama Barcelona hingga kini. Dihujat Meski hebat di Barcelona, Messi belum memberikan gelar berarti bagi Argentina. Mereka meminta Messi bisa memberikan trofi Piala Dunia, seperti Diego Maradona memberikannya pada Piala Dunia 1986.

Tidak berlebihan menganggap Messi sebagai Maradona Baru. El Messiah memiliki semua persyaratan menjadi legenda besar.
Messi pun dianggap reinkarnasinya Maradona. Ingat bagaimana gol spektakulernya ke gawang Getafe di semifinal Copa Del Rey 2007? Persis sama dengan gol kedua Maradona ke gawang Inggris di Piala Dunia 1986 di Meksiko. Messi menggiring bola dari jarak 62 meter, melewati enam pemain lawan, termasuk kiper, lalu menceploskan bola di posisi yang nyaris sama dan berlari menuju sepak pojok untuk merayakannya persis seperti yang Maradona lakukan.

Kini kesempatan Messi untuk menyamai prestasi Maradona sudah di depan mata. Di semifinal, Argentina akan menghadapi Belanda yang sedang on fire. Mampukah Argentina mengalahkan Belanda sekaligus melaju ke final untuk menantang pemenang antara Brasil dan Jerman? Jika Messi sedang dalam performa terbaiknya, bek mana pun akan sulit untuk menghentikan aksinya. (R-2) - Media Indonesia, 8 Juli 2014, Halaman 28

Wednesday, July 2, 2014

Pabrikan Ramaikan Pesta Bola

Ada yang serius mengeluarkan edisi spesial, ada pula yang sekadar guyon. Yang pasti, para pabrikan tak mau ketinggalan memanfaatkan momen Piala Dunia. DARI anak-anak hingga orang tua, baik laki laki maupun perempuan, selama 13 Juni-14 Juli dipas tikan mengidap `demam sepak bola' aki bat Piala Dunia 2014 di Brasil. `Demam' itu begitu kuat di masyarakat hingga pabrikan pun akhirnya ikut terjangkit.

`Gejala' di tiap-tiap pabrikan berbeda beda. Ada yang benar-benar mengeluarkan dan memproduksi edisi spesial Piala Dunia yang dijual di negara tertentu seperti Audi dan Hyundai.
Namun, ada pula seperti Opel dan MINI yang merayakan momen Piala Dunia dengan sekadar memublikasikan desain nyeleneh nan atraktif tanpa keseriusan merealisasikannya. Apa pun itu, kami sajikan mobil-mobil imbas euforia Piala Dunia. Audi Samurai Blue 11 Pabrikan ini boleh berasal dari Jer man, tapi edisi spesial Piala Dunia yang mereka rilis hanya dipasarkan di Jepang. Ya, Audi mengeluarkan Audi Samurai Blue 11 Limited Edition untuk memikat penggila sepak bola di `Ne geri Sakura'.

Seperti angka yang tertera, ada 11 model Audi S yang memiliki desain eksterior dan interior khusus, dan masing-masing ha nya dibuat 11 unit.

Mobil-mobil itu ialah i S3 Sportsback, S4 Sedan, S5 Avant, S5 ' Sportback, S5 Coupe, S6 Sedan, S6 Avant, a S7 Sportback, TTS Coupe, SQ5, dan 10SS . Cabriolet.

'Kesebelasan' ini dibalur dengan r warna bodi estroil blue, seperti warna a seragam kebesaran tim nasional Jepang.

u Sebagai tambahan, di material kulit jok kursi, door trim, juga lingkar kemudi, n ditambahkan aksen garis merah. Hyundai ix35, i30 Special Edition e Dua model populer ix35 dan i30 u, diutak-atik sebagai selebrasi Hyundai a untuk turnamen sepak bola terbesar sejagat itu. Namun, aroma sepak bola atau tim nasional sebuah negara tidak lah tercium.
r Aksesori tambahan di ix35 Go!

ialah alloy wheel 18 inci baru, panoramic roof, dan privacy glass. Pada ix35 Go! SE ditambahkan heated steering wheel, front parking sensors, dan individual low tyre pressure warning. Hyundai ix35 Go! hanya diproduksi 555 unit, sedangkan ix35 Go! SE berbanderol dijual terbatas 155 unit.

Pada i30 Go! SE disematkan alloy wheel baru, electric folding black gloss exterior door mirrors with integral LED indicators, tinted windows, dan LED tail lights. Adapun i30 Go! Panorama memiliki semuanya plus alloy wheellebih besar (17 inci) dan panoramic sunroof.

Opel Astra Copacabana Opel menyambut Piala Dunia dengan lelucon April Mop. Ya, pada 1 April lalu, pabrikan asal Amerika Serikat itu merilis desain edisi spesial Opel Astra Copacabana yang amatBrasil'.

Astra Copacabanadidedikasikan kepadapenggila bal-balanyang benar-benaringin duduk di kursi berselimutkan rumput asli dari Stadion Maracana, juga footwells (ruang kaki) dipenuhi pasir dari Pantai Copacabana. Klaksonnya bernada Samba atau Vuvuzela.
Opel Cobacabana juga memiliki mesin penghancur es dan dispenser untuk caipirinha--minuman khas Brasil.
Di eksteriornya, mobil yang dalam candaannya itu dihargai `24,444.44 EUR' ini dicat bendera Brasil di atapnya, dengan goresan siluet pohon palem serta garis luwes berwarna hijau-kuning yang seakan menari-nari di sisi kiri dan kanan bodi. Di bawah kap mesinnya ada mesin bensin 1.5 L Turbocharged 200 HP.

MINI Paceman Goal Cooper Paceman Goal Cooper, `penyerang' andalan MINI dalam memainkan April Mop jelang Piala Dunia, didasarkan pada John Cooper Works Paceman dan didedikasikan untuk tim nasional Brasil. Semua gamblang tecermin lewat paintwork Danielson warna hijaukuning di bodi plus biru di atap.

Interiornya bagai lapangan sepak bola lewat karpet astro turf hijau serta pencahayaan LED yang membuat para penumpang seakan berada di tengahtengah stadion. Di center rail terdapat miniatur table football set, dengan dekorasi jaring gawang di antara kursi depan dan belakang.

`Punggung' kursi baris kedua dibalut karpet astro turf hijau. Kedua tempat duduknya dapat dilipat sehingga jaring bisa digunakan sebagai sasaran tembak untuk berlatih tendangan. `Kipernya' tak lain ialah pintu bagasi yang dapat menutup secara otomatis berkat sensor park distance control dan sistem alarm. (Berbagai Sumber/S-2) - Media Indonesia, 19/06/2014, halaman 23

Wednesday, June 18, 2014

Ronaldo Siap Guncang Brasil

Bagi Nani, kemenangan telak di laga uji coba terakhir ini cukup untuk membuat ia dan rekan-rekannya percaya diri menatap grup maut.
HANYA butuh 52 detik bagi Cristia no Ronaldo untuk memperlihatkan bahwa cedera telah sepenuhnya pergi dari raganya. Meski tak mencetak gol, pemain flamboyan itu membantu Portugal membekap Republik Irlandia 5-1 di laga uji coba sebelum Piala Dunia 2014.
Tidak merumput sejak final Liga Champions karena cedera lutut dan paha, CR7 langsung menggebrak pertahanan Irlandia dengan sentuhan pertamanya yang mengarah ke gawang. Sepanjang laga yang digelar di Stadion MetLife, New Jersey, Amerika Serikat, punggawa Real Madrid itu melesakkan tembakan yang menghunjam tiang, memberi assist, dan dua kali menciptakan peluang dari bola jalan, tetapi sayang belum ada yang berakhir di jala David Forde.

Pemain terbaik dunia itu juga beberapa kali menjadi sasaran tekel skuat Martin O'Neill. Namun, ia sudah terlihat tahan banting meski pelatih Selecao das Quinas Paulo Bento tidak ingin mengambil risiko dan akhirnya mengganti Ronaldo dengan Nani pada menit ke-65.

�Kami tidak menampik pemain seperti Ronaldo sangat penting perannya bagi tim ini sehingga kami sangat bersyukur dia telah kembali,� ujar Bento seusai pertandingan.

Bento pun mengaku puas dengan permainan Ronaldo dan Portugal. Untuk ukuran pemain bintang yang menepi selama dua minggu, penampilan Ronaldo di laga tersebut bak tidak mengindikasikan cedera pernah menghampirinya.
�Ronaldo bermain sangat bagus, terlebih jika mengingat ia tidak bermain dua minggu karena cedera,� kata Bento.
Seusai laga itu, tim yang belum pernah menjadi juara dunia itu langsung bertolak ke Brasil. Mereka akan melakoni laga akbar kontra Jerman di partai perdana Grup G sebelum menghadapi Amerika Serikat dan Ghana.
Percaya diri Bagi Irlandia, laga itu hanya partai persahabatan mengingat mereka tidak ikut berlaga di Piala Dunia 2014. Meski demikian, O'Neill tetap mengkritisi penampilan anak-anak asuhnya yang terlalu banyak membuat kesalahan.
�Sepertinya kami memulai pertandingan dengan terlalu gugup. Dua dari lima gol mereka tercipta karena kami salah umpan,� ujar O'Neill.

Saat pertandingan baru berjalan 2 menit, Irlandia sudah ketinggalan lewat gol Hugo Almeida. Gol bunuh diri Richard Keogh yang ingin membelokkan tendangan Fabio Coentrao dari sayap kiri membuat Portugal menggandakan skor di menit ke-20.
Hugo Almeida menutup paruh pertama dengan gol keduanya di menit ke-37. Pemain Irlandia James McClean sempat mengurangi ketinggalan timnya dengan eksekusi tendangan bebas cepat. Namun, Portugal kembali menjauh lewat gol Vieirinha (77') dan Coentrao (83').

Dengan kemenangan itu, Portugal mengemas catatan tak pernah kalah selama uji coba Piala Dunia 2014. Selain menang atas Irlandia, Portugal juga menggulung Meksiko dan Kamerun, serta bermain imbang tanpa gol dengan Yunani pada Mei lalu.
Bagi Nani, kemenangan telak di laga uji coba terakhir itu cukup untuk membuat ia dan rekan-rekannya percaya diri menatap grup maut. Apalagi, Ronaldo telah sepenuhnya sembuh dari cedera dan bisa memimpin runner-up Euro 2004 itu di Piala Dunia kali ini.
�Kami memang berada di grup yang sulit, tapi untuk menjadi juara, kami memang harus mengalahkan tim-tim bagus. Kami sudah siap dengan tantangan itu dan kami percaya diri,� kata Nani. (Reuters/AP/R-2) Media Indonesia, 12/06/2014, halaman 26